Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Memilih Produk untuk Dijual Online

Memilih Produk untuk Dijual Online

Diposting pada 12 May 2022 oleh admin / Dilihat: 286 kali

memilih produkMemilih produk untuk dijual online merupakan pekerjaan awal yang banyak menyita waktu dan energi. Jadi boleh dibilang susah-susah gampang, susahnya sampai sekarang banyak orang yang masih bingung mencari produk apa yang mau dijual dan mudahnya adalah ada jutaan produk yang siap anda pasarkan.

Coba anda kalau mau mulai bisnis pasti pertanyaan pertama adalah mau jual produk apa ya..bingung.  Padahal produk bertebaran dimana-mana, kalau begitu memilih produk untuk dijual sebenarnya tidak sulit jika banyak pilihan ?

Mari saya pandu agar anda tidak mengalami kesulitan dalam memilih produk untuk dijual online. Kalau salah memilih produk atau niche berarti anda telah gagal sebelum memulai usaha maka dari itu pentingnya memilih produk yang berpotensi sukses menjadi kunci yang sangat penting demi kelanjutan usaha.

Kalau tidak dipandu terkadang bingung, buktinya sampai sekarang bercita-cita ingin memulai usaha tapi belum bisa memutuskan mau jualan apa, iya kan ?

1. Pastikan Passion (Gairah) Anda Ada Dimana

Gairah merupakan perasaan semangat luar biasa dan timbul saat anda melakukan sesuatu hal. Misalnya, gairah anda di bidang fashion, gairah anda di bidang pendidikan, gairah anda di bidang marketing, gairah anda di bidang penjualan dan seterusnya.

Pertanyaan selanjutnya adalah apakah kalau gairah tidak cocok tidak akan berhasil dalam bisnis ? Belum tentu tetapi lebih ke awal merintis usaha itu lebih mudah kalau sesuai dengan gairah. Andaikan anda gairah senang menjual produk kesehatan misal british propolis secara online maka anda akan lebih senang dalam menjalankan usaha tersebut meskipun belum tentu bisa menghasilkan uang tetapi yang tidak punya gairah di bidang ini baru mulai usaha sebulan atau dua bulan perasaan seperti menjalankan pekerjaan setahun, apalagi kalau berbulan-bulan belum menghasilkan langsung ditutuplah usahanya.

Jadi renungkan sebentar saja, sebenarnya gairah anda jualan itu di bidang apa sih tetapi kalau tidak punya gairah jualan dan tidak ada niat pula untuk jualan maka jangan dipaksakan diri karena tidak semua orang sukses itu harus jualan atau jadi pengusaha, menjadi karyawan pun jika jabatan tinggi juga bisa sukses.

Khusus yang punya gairah di bidang penjualan maka saya menawarkan produk british propolis yang keuntungannya cukup besar, produk suplemen kesehatan selalu dibutuhkan oleh masyarakat dan sudah terbentuk sistem pemasaran lewat komunitas. Di dalam komunitas banyak anggota yang saling membantu dan sharing pengalaman demi kemajuan bersama dalam bidang penjualan british propolis.

 2. Mau Ambil Produk Orang Lain atau Buat Sendiri

Ada 2 kemungkinan jika kebetulan anda saat ini sudah mempunyai produk tetapi sulit menjualnya maka tentu anda tinggal perlu meningkatkan penjualan lewat online tetapi jika anda tidak punya produk sebaiknya mengambil produk orang lain saja dan anda hanya sebagai marketing karena membuat produk sendiri biayanya sangat mahal dan tingkat keberhasilan sangat sedikit.

Jadi setelah ketemu gairah di bidang apa baru kemudian memikirkan produknya apa yang bisa diambil dari orang lain.

Nah, sampai  di sini berarti sudah punya gambaran produk yang mau dijual, tinggal langkah selanjutnya mencari sumber produknya.

3. Mencari dan Memilih Produk

Mencari produk untuk dijual online mudah sekali. Misalkan anda sudah menetapkan hati sesuai dengan gairah anda mau jualan di bidang kesehatan setelah itu coba cari produk di marketplace dengan kategori kesehatan. Lihat produk satu persatu dan coba amati bisa jadi ada ratusan bahkan ribuan produk lalu pilih saja antara 5-10 produk lalu catat di excel untuk dievaluasi dan kemudian nantinya memilih produk tersebut untuk dijual.

Hal yang perlu dicatat dan dievaluasi adalah :

  1. Variasi Harga: Untuk mengetahui kira-kira produk yang anda pilih nanti akan dijual di kisaran harga berapa dan margin keuntungan kira-kira berapa. Misalkan anda catat harga di marketplace untuk produk yang sama, harga tertinggi misal 200 ribu dan harga terendah adalah 150 ribu. Lalu anda akan jual di harga tengah misalkan 175 ribu, seandainya anda nantinya mendapatkan produk dari pemasok dengan harga 130 ribu, artinya anda akan mendapatkan keuntungan 175-130 = 45 ribu per produk. Andaikan anda mengikuti harga jual terendah maka anda akan mendapatkan keuntungan 150-130 = 20 ribu per produk dan andaikan anda menjual mengikuti harga tertinggi maka anda bisa mendapatkan keuntungan 200-130 = 70 ribu per produk.
  2. Tingkat Penjualan: Di marketplace juga tertera produk tersebut dari toko A, sudah laku berapa, toko B sudah laku berapa. Anda perhatikan yang sudah terjual itu nilainya puluhan, ratusan atau ribuan. Untuk mengetahui sejauh mana sebenarnya produk tersebut laku di marketplace. Tetapi ini hanya gambaran dalam memilih produk berdasarkan data penjualan orang lain di marketplace. Jadi jangan seratus persen percaya dengan data tersebut soalnya banyak orang juga yang jualan tidak menggunakan marketplace. Sebagai contoh saya dulu ketika tahun 2015-2016 jualan sprei dengan menggunakan toko online sendiri penjualan sekitar 100 sprei setiap hari tetapi kalau anda lihat di marketplace pada saat itu rata-rata yang punya toko sprei di marketplace penjualannya hanya di bawah 10 sprei setiap hari.
  3. Testimoni: Testimoni anda harus bijak dalam pengambilan data. Perhatikan apakah ada yang komplain tentang kualitas produk atau komplain tentang pelayanan produk. Kalau tentang kualitas produk dan banyak anda jangan ambil produk tersebut karena kualitasnya jelek, nanti kalau memaksakan diri akan banyak yang komplain juga. Jika keluhannya tentang pelayanan, tidak apa-apa nanti anda tinggal tingkatkan pelayanannya.

4. Mengukur Trend di Google

Tadi kita sudah mencoba anda memilih 5-10 produk sejenis untuk dijual, kemudian sudah mencoba juga melakukan analisa harga, tingkat penjualan dan kemudian testimoni di marketplace. Langkah selanjutnya coba kita lihat bagaimana trend pasar nya di google untuk produk tersebut, jangan sampai produk ramai di markteplace tetapi sepi di google.

Bagaimana caranya, mudah kok tinggal anda pergi ke website google trend jika belum punya akun maka coba daftar dulu. Lalu bandingkan 5-10 produk tadi, sekali membandingkan bisa 5 produk sekaligus. Dari hasil perbandingan tadi akan ketahuan produk mana di google yang paling banyak dicari orang dan trennya naik atau turun.

Nah sampai langkah ini anda sudah bisa membandingkan 5-10 produk tadi dan mengerucut menjadi 5 produk saja yang perlu anda pilih.

5. Mengukur Permintaan

Untuk mengukur permintaan coba anda masuk ke google keyword planner dan bila belum punya akun bisa buat akun terlebih dahulu. Intinya dari sini akan ketahuan kata kunci/produk/niche apa yang biasa orang iklankan di google ads. Sekaligus ada data permintaan setiap bulannya untuk masing-masing keyword yang anda tuliskan dan tingkat persaingan rendah (Low), Sedang (Medium) atau Tinggi (High).

Anda coba masukan 5 produk yang telah anda pilih tadi atau kata kunci yang terkait misalnya : produknya  british propolis kemudian coba anda ketikan kata kunci misal beli british propolis atau harga british propolis, lihat hasilnya seperti apa.

6. Mencari Pemasok

Nah, sekarang sudah sampai tahap akhir untuk memilih produk. Dari 5 produk tadi coba dikerucutkan menjadi 1 atau 2 produk saja setelah mempertimbangkan dari sisi pemasok.

Coba cari pemasok atau produsen dari 5 produk yang telah anda pilih tadi dengan cara mencari melalui marketplace, hubungi satu persatu kira-kira toko mana yang benar-benar pemasok dan bagaimana pelayanan mereka. Sebab kalau tidak hati-hati bisa saja anda mendapatkan nomor kontak tetapi ternyata hanya sebagai dropshipper atau reseller bukan pemasok atau produsen langsung.

Nanti anda akan mengalami kesulitan untuk kelangsungan usaha anda dan juga anda tidak mendapatkan harga termurah.

Nah, sampai sini sudah selesai memilih produk dan sekaligus mendapatkan pemasok yang bagus dan jaminan produk banyak dibutuhkan masyarakat dari beberapa alat analisa tadi.

Langkah terakhir langsung memulai jualan di sosial media, membuat website atau langsung iklan yang berbayar dengan produk yang sudah dipilih tadi.

Jika ternyata pilihan produk yang pertama ini gagal anda bisa mengulangi dengan cara yang sama untuk produk yang ke 2 sampai 5 tadi, siapa tahu hoki anda justru ada di produk yang nomor 3.

Selamat mencoba semoga sukses !

 

Bagikan ke

Memilih Produk untuk Dijual Online

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.

Memilih Produk untuk Dijual Online

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Santi
● online
Santi
● online
Halo, perkenalkan saya Santi
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: