Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Langkah Menjadi Reseller Yang Sukses

Langkah Menjadi Reseller Yang Sukses

Diposting pada 7 January 2023 oleh admin / Dilihat: 139 kali

reseller yang suksesUntuk menjadi seorang reseller yang sukses, ada beberapa langkah yang dapat anda lakukan, diantaranya:

Pelajari kebutuhan pelanggan. Dengan mengetahui kebutuhan pelanggan maka anda dapat menentukan produk atau jasa apa yang hendak anda jual. Jadi kalau ingin sukses berbisnis tujuannya adalah solusi pelanggan bukan menjual produk.

Tentukan produk apa yang akan anda jual. Pilih produk yang anda sukai atau memiliki pengetahuan yang baik tentangnya atau produk yang memiliki permintaan yang tinggi di pasar. Khusus untuk produk yang anda sukai pastikan juga pasarnya cukup besar karena jika pasar kecil sulit bagi anda untuk sukses menjual produk tersebut.

Cari sumber yang terpercaya. Jika produk sudah anda pilih maka langkah selanjutnya adalah memastikan untuk mendapatkan pemasok yang terpercaya. Kriteria dalam memilih pemasok diantaranya adalah harga cukup murah, pelayanan terbaik, kemampuan produksi mencukupi dan juga kualitas barang yang dihasilkan baik.

Buat strategi pemasaran yang efektif. Setelah mendapatkan barang dan pemasok yang tepat gunakan media sosial, marketplace, website atau saluran penjualan lain untuk mempromosikan produk yang anda jual. Pada tahap awal tentukan saluran penjualan yang paling cocok dengan produk yang anda jual kemudian anda kuasai dan jalankan ilmu penjualan dengan menggunakan saluran penjualan yang anda pilih.

Sediakan layanan pelanggan yang baik. Pastikan untuk selalu siap untuk menjawab pertanyaan pelanggan dan memberikan dukungan yang mereka butuhkan. Jika memang pelanggan sudah mulai banyak maka langkah penting selanjutnya untuk memperkerjakan seorang customer service agar pelanggan mendapat respon lebih cepat jika ada pertanyaan atau keluhan. Kepuasan konsumen sebagai dasar pelayanan prima.

Terus belajar dan tumbuh. Selalu berusaha untuk meningkatkan pengetahuan anda tentang produk yang anda jual dan cara terbaik untuk memasarkannya, serta terus belajar dari pengalaman anda sebagai reseller.

1. Apakah anda berpotensi untuk menjadi reseller yang sukses ?

Setiap orang tentu memiliki potensi untuk menjadi reseller yang sukses asalkan memiliki komitmen, dedikasi dan kemauan untuk belajar dan bekerja keras. Namun demikian ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan seseorang sebagai reseller seperti pengetahuan tentang produk yang dijual, strategi pemasaran yang efektif dan layanan pelanggan yang baik. Jika anda memiliki semua faktor tersebut dan siap untuk belajar dan bekerja keras maka anda memiliki potensi untuk menjadi reseller yang sukses.

2. Pusing untuk menentukan harga jual produk sebagai reseller

Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat anda lakukan untuk menentukan harga produk sebagai reseller:

  • Tentukan margin keuntungan yang diinginkan. Margin keuntungan adalah selisih antara harga jual yang anda tetapkan dengan harga beli dari pemasok. Tentukan berapa margin keuntungan yang ingin anda capai dari setiap produk yang anda jual.
  • Hitung biaya operasional. Hitung semua biaya yang terkait dengan kegiatan jual-beli produk, seperti biaya pengiriman, biaya penyimpanan dan biaya promosi.
  • Cari tahu harga pasar. Cari tahu harga produk yang sama di pasaran untuk mengetahui berapa harga yang wajar untuk produk yang anda jual.

Hitung harga jual yang tepat. Setelah mengetahui margin keuntungan yang diinginkan, biaya operasional dan harga pasar maka anda dapat menghitung harga jual yang tepat dengan menambahkan semua biaya tersebut ke harga beli dari pemasok.

Sesuaikan harga jual dengan kondisi pasar. Jika harga pasar produk yang sama di pasaran sedang tinggi anda dapat menaikkan harga jual anda sedikit di atas harga pasaran dan sebaliknya jika harga pasaran sedang turun maka sebaiknya anda menjual dengan harga di bawah pasaran.

Sebaiknya anda mengambil harga yang tengah saja. Misalkan ada produk dengan merk yang sama dijual di pasaran paling murah 70.000 dan yang paling mahal 120.000 maka anda dapat menjual di tengah harga tersebut misalnya di 100.000.

Kenapa demikian ? karena jika anda menjual terlalu murah anda nanti bisa rugi meskipun potensi penjualan besar karena keuntungan tipis bahkan nyaris tidak untung dan sebaliknya jika terlalu tinggi maka produk anda susah terjual.

3. Apa bedanya Reseller dan Dropshipper

Reseller adalah orang atau perusahaan yang membeli produk dari pemasok atau produsen dan kemudian menjual kembali kepada konsumen. Reseller biasanya memiliki stok produk yang dibeli dan menjualnya dari toko atau website sendiri.

Dropshipper adalah orang atau perusahaan yang tidak memiliki stok produk yang dijual. Ketika seseorang melakukan pembelian dari dropshipper, mereka akan mengirimkan pesanan tersebut kepada pemasok atau produsen dan pemasok atau produsen yang akan mengirimkan produk tersebut langsung kepada konsumen. Dropshipper hanya bertindak sebagai perantara antara pemasok atau produsen dengan konsumen.

Kedua jenis jual beli ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Reseller memiliki kelebihan yaitu dapat mengontrol stok produk dan mengatur harga jual sesuai dengan keinginan sendiri, sementara dropshipper tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menyimpan stok produk. Namun, dropshipper harus tergantung pada pemasok atau produsen untuk mengirimkan produk kepada konsumen dan tidak dapat mengontrol kualitas produk yang dijual.

4. Apakah bisa sukses menjadi reseller produk kesehatan

Menjadi reseller produk kesehatan dapat menguntungkan bagi anda karena produk kesehatan memiliki permintaan yang tinggi di pasaran. Namun demikian ada beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk menjadi reseller produk kesehatan, diantaranya:

Keuntungan:

  • Produk kesehatan memiliki permintaan yang tinggi di pasaran.
  • Margin keuntungan yang tinggi.
  • Bisnis yang berguna dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kerugian :

  • Biaya operasional yang tinggi. Produk kesehatan biasanya memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan produk lainnya sehingga biaya operasional seperti biaya pengiriman dan penyimpanan bisa lebih tinggi.
  • Persaingan yang tinggi. Ada banyak perusahaan atau reseller lain yang juga menjual produk kesehatan sehingga persaingan bisa cukup ketat.
  • Produk yang kadaluwarsa. Beberapa produk kesehatan memiliki masa kadaluwarsa, sehingga harus selalu diperbarui stok produk yang tersedia.

Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat anda lakukan untuk menangani produk yang akan kadaluwarsa sebelum terjual:

    • Sesuaikan harga jual. Anda dapat mengurangi harga jual produk yang akan kadaluwarsa untuk menarik minat pelanggan yang mungkin tidak terlalu peduli dengan masa kadaluwarsa produk.
    • Buat promosi. Buat promosi yang menarik untuk produk yang akan kadaluwarsa seperti diskon atau bonus produk tambahan.
    • Berikan informasi kepada pelanggan. Pastikan untuk memberikan informasi yang jelas kepada pelanggan tentang masa kadaluwarsa produk dan jelaskan bahwa produk tersebut masih aman untuk digunakan sampai tanggal kadaluwarsa.
    • Berikan saran penggunaan. Berikan saran kepada pelanggan tentang cara terbaik untuk menggunakan produk sebelum masa kadaluwarsa, seperti dengan membaginya dengan teman atau keluarga.
    • Jual kepada pembeli yang tertarik pada produk yang akan kadaluwarsa. Jika anda tahu ada pembeli yang tertarik pada produk yang

5. Bagaimana untuk meningkatkan jumlah reseller

Untuk meningkatkan jumlah reseller maka anda dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Menawarkan produk atau layanan yang berkualitas dan memiliki nilai tambah yang tinggi bagi pelanggan. Ini akan membuat orang lebih tertarik untuk menjadi reseller anda.
  • Menawarkan harga yang kompetitif dan program kemitraan yang menarik. Ini akan membuat orang lebih tertarik untuk bergabung dengan anda sebagai reseller.
  • Melakukan promosi yang tepat. Ini bisa meliputi iklan di media sosial, mengikuti pameran bisnis, atau mengadakan seminar online untuk mempromosikan produk atau layanan anda.
  • Memberikan dukungan yang baik kepada reseller anda. Ini termasuk memberikan pelatihan, bahan promosi, dan dukungan teknis kepada reseller anda agar mereka dapat menjual produk atau layanan anda dengan lebih efektif.
  • Menjalin relasi dengan reseller anda. Ini bisa meliputi mengadakan acara tahunan bagi reseller anda, atau bahkan hanya sekedar mengirimkan pesan ucapan selamat hari jadi kepada reseller anda. Ini akan membuat reseller anda merasa dihargai dan lebih mau bekerja sama dengan anda.

6. Keuntungan menjadi reseller

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari bisnis yang hanya menjadi reseller, seperti:

  • Modal yang diperlukan untuk memulai bisnis mungkin lebih rendah karena anda tidak perlu membeli atau memproduksi produk atau layanan sendiri.
  • Anda tidak perlu memikirkan aspek produksi atau pemasaran produk atau layanan sehingga lebih mudah untuk fokus pada menjual dan mengembangkan bisnis anda.
  • Anda dapat memanfaatkan jaringan distribusi yang sudah ada dari produsen atau pemasok, sehingga memudahkan anda untuk mencapai pelanggan baru.

Secara keseluruhan, bisnis yang hanya menjadi reseller mungkin dapat berkembang tetapi memiliki potensi yang terbatas dibandingkan dengan bisnis yang menjual produk atau layanan asli atau yang memiliki merek sendiri.

Bagikan ke

Langkah Menjadi Reseller Yang Sukses

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.

Langkah Menjadi Reseller Yang Sukses

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Santi
● online
Santi
● online
Halo, perkenalkan saya Santi
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: