Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Penyakit Akibat Polusi Udara Yang Buruk

Penyakit Akibat Polusi Udara Yang Buruk

Diposting pada 31 December 2022 oleh admin / Dilihat: 139 kali

penyakit-akibat-polusi-udaraPenyakit akibat polusi udara yang buruk dewasa ini perlu mendapatkan perhatian yang lebih serius.

Dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang semakin tinggi dan penggunaan bahan bakar masih menggunakan bahan bakar dari fosil maka dapat dipastikan polusi udara tidak bisa dihindarkan lagi.

Polusi udara yang buruk dapat anda hirup terutama ketika ada berada di luar rumah ketika berangkat kerja atau ketika kerja di luar ruangan.

Polusi udara dapat menyebabkan berbagai macam masalah bagi kesehatan tubuh kita yang perlu kita waspadai sedini mungkin karena pada dasarnya kita bisa meminimalkan dampak dari polusi udara ini.

Penyakit akibat polusi udara yang buruk terutama bagi anda yang tinggal di perkotaan seperti di Jakarta, Surabaya dan Medan diantaranya adalah:

  • Penyakit jantung dan pembuluh darah: Polusi udara dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah seperti serangan jantung, stroke dan hipertensi.
  • Penyakit paru-paru: Polusi udara dapat menyebabkan masalah pernapasan, seperti asma, bronkitis dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
  • Kanker: Beberapa jenis polusi udara, seperti asap rokok dan polusi udara yang disebabkan oleh pembakaran bahan bakar fosil, telah terkait dengan risiko kanker paru-paru.
  • Gangguan mental: Studi telah menunjukkan adanya hubungan antara polusi udara dan gangguan mental, seperti depresi, kecemasan dan gangguan tidur.
  • Masalah kulit: Polusi udara dapat menyebabkan masalah kulit, seperti iritasi, jerawat, eksim dan dermatitis serta penuaan dini.
  • Polusi udara juga dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi dan pertumbuhan bayi dan anak-anak serta menyebabkan kerusakan pada sistem kekebalan tubuh.
  • Penyakit mata: Polusi udara dapat menyebabkan iritasi mata dan meningkatkan risiko terkena penyakit mata seperti konjungtivitis.
  • Gangguan kognitif: Polusi udara dapat menyebabkan gangguan fungsi otak dan mempengaruhi kemampuan belajar dan mengingat terutama bagi anak-anak.

Untuk mencegah masalah kesehatan yang disebabkan oleh polusi udara, penting untuk mencegah polusi udara dan mengurangi paparan terhadap polusi udara. Ini bisa dilakukan dengan cara seperti menggunakan transportasi yang ramah lingkungan, mengurangi asap rokok, mengurangi pemakaian bahan bakar fosil dan memelihara taman atau pohon di sekitar rumah anda.

Selain itu seseorang juga dapat melakukan beberapa tindakan sederhana seperti menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, membuka jendela untuk mengalirkan udara segar ke dalam ruangan, dan menghindari aktivitas yang dapat meningkatkan polusi udara seperti merokok.

Beberapa produk untuk mengatasi polusi udara diantaranya:

  • Masker: Masker dapat membantu menyaring partikel-partikel kecil dari udara yang bisa merusak kulit. Ada berbagai jenis masker yang tersedia seperti masker bedah, masker tiga lapis dan masker N95 yang dapat menyaring partikel-partikel kecil dengan lebih efektif.
  • Topeng: Topeng merupakan pelindung wajah yang dilengkapi dengan filter yang dapat menyaring partikel-partikel kecil dari udara. Topeng juga dapat melindungi wajah dari paparan sinar matahari langsung.
  • Krim pelindung kulit: Krim pelindung kulit dapat membantu menjaga kelembapan kulit dan mengurangi iritasi yang disebabkan oleh polusi udara. Krim ini biasanya mengandung bahan-bahan seperti vitamin E dan aloe vera yang dapat melembabkan kulit dan menenangkan iritasi.
  • Serum pelindung kulit: Serum pelindung kulit biasanya mengandung bahan-bahan seperti vitamin C dan E yang dapat membantu menjaga kelembapan kulit dan melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh polusi udara.

Sebaiknya dipilih pelindung kulit yang sesuai dengan jenis kulit dan kebutuhan kulit. Sebelum menggunakan pelindung kulit, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli kecantikan untuk mengetahui jenis pelindung kulit yang paling cocok untuk kulit anda.

Jika kebetulan rumah anda terletak di daerah yang polutannya tinggi maka ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mengatasi polusi udara di rumah:

  • Pastikan rumah anda memiliki sirkulasi udara yang baik dengan menjaga kondisi pintu dan jendela agar terbuka secara teratur.
  • Gunakan filter udara di rumah anda untuk menyaring partikel-partikel polusi yang masuk ke dalam rumah.
  • Hindari menggunakan produk yang mengeluarkan gas yang berbahaya, seperti pembersih yang mengandung klorin atau ammonia atau menggunakan bahan bakar fosil seperti kayu bakar atau batubara di rumah.
  • Jauhi asap rokok di dalam rumah karena asap rokok merupakan salah satu sumber polusi udara yang paling berbahaya.
  • Gunakan peralatan rumah tangga yang efisien energi, seperti lampu LED atau alat penghawa dingin yang memiliki label energi yang baik.
  • Gunakan bahan bakar alternatif seperti listrik atau gas, daripada bahan bakar fosil seperti minyak tanah atau batubara untuk memasak atau memanaskan rumah anda.
  • Pastikan rumah anda terisolasi dengan baik agar tidak ada kebocoran udara yang menyebabkan polusi udara di dalam rumah.
  • Pastikan untuk menyisakan tanah untuk ditanam pohon atau taman kecil sehingga bisa sedikit menahan polusi udara.

Untuk mengetahui apakah sudah terjadi polusi udara di daerah anda ada beberapa cara yang dapat anda lakukan:

  • Cek indeks kualitas udara (IKU): IKU adalah indeks yang menggambarkan tingkat polusi udara di suatu tempat. IKU biasanya dikeluarkan oleh pemerintah setiap hari atau setiap beberapa jam. anda dapat mengecek IKU di media massa atau di situs web resmi pemerintah.
  • Cek tanda-tanda polusi udara: Beberapa tanda-tanda yang dapat anda lihat secara langsung untuk mengetahui apakah sudah terjadi polusi udara adalah:
    • Asap atau kabut tebal yang terlihat di udara
    • Bau yang tidak sedap yang terasa di udara
    • Rasa gatal atau sesak di hidung, tenggorokan, atau paru-paru setelah terpapar udara yang tercemar
  • Gunakan alat ukur polusi udara: Ada beberapa alat yang dapat Anda gunakan untuk mengukur tingkat polusi udara, seperti:
    • Anemometer: Alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan angin
    • Hygrometer: Alat yang digunakan untuk mengukur tingkat kelembaban udara
    • Alat ukur tingkat partikel atau gas di udara: Alat ini dapat mengukur tingkat partikel atau gas seperti CO2, CO, NO2, dan SO2 di udara.

Apabila anda menemukan salah satu dari tanda-tanda di atas atau menemukan bahwa tingkat polusi udara di suatu tempat tinggi melalui alat ukur maka kemungkinan besar sudah terjadi polusi udara. Sebaiknya hindari terpapar udara yang tercemar terlalu lama dan segera cari tempat yang lebih sehat untuk bernapas.

Bagikan ke

Penyakit Akibat Polusi Udara Yang Buruk

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.

Penyakit Akibat Polusi Udara Yang Buruk

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Santi
● online
Santi
● online
Halo, perkenalkan saya Santi
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: